Tuesday, October 23, 2012

Shierly Witanto XIA1-41


11 Oktober 2012
            Hari pertama Live In. Kami berkumpul di sekolah sekitar jam 8 kemudian berangkat menuju desa Tambaksari sekitar pukul 9.30. Setelah melewati perjalanan kurang lebih 1,5 jam, kami tiba di lokasi dan berkumpul di Balai Desa. Di sana kami di suguhi ketela, pisang rebus, teh, kopi dan cemilan khas desa lainnya. Setelah menikmati hidangan, kami di absen kemudian didistribusikan menuju masing-masing dusun yang telah ditentukan. Saya sendiri berada di Dusun Tambakwatu, dimana siswa/i St.Maria paling banyak tinggal di dusun ini. Dusun Tambakwatu letaknya paling jauh dibandingkan dengan dusun lainnya apabila menuju balai desa. Dan ternyata rumah saya terletak paling atas dibandingkan rumah lainnya. Kemudian setelah tiba di rumah Ibu Lika, yaitu pemilik rumah homestay saya, kami saling berkenalan. Setelah saling mengenal, saya dan beberapa teman saya ingin berjalan-jalan sebentar dan bermain dengan anak-anak kecil di desa tersebut. Kemudian hingga menjelang pukul empat sore, kami mengantarkan anak-anak desa tersebut pergi mengaji. Di sebelah tempat mengaji ada mbah yang tinggal di rumah. Kami berbincang-bingcang dengannya. Kemudian setelah pukul lima sore, kamu kembali mengantar anak-anak pulang dari pengajian. Kami sendiri merasa lelah dan haus, karena jalan di desa tersebut tergolong sangat menanjak karena kami belum terbiasa. Kemudian kami membeli es campur di depan rumah yang harganya Rp.2000,- . Segar rasanya. Setelah itu kami pun mandi dan beristirahat sebentar, karena malam harinya ada acara berkumpul di dusun masing-masing. Kemudian setelah pulang dari acara berkumpul, kami (saya, charina, eva, irena, felix, rio) memberli banyak camilan karena banyak warung di desa itu. Dan harganya murah meriah. Kami ber enam sering bersama-sama karena rumah kami berdekatan. Setelah itu pun kamu tidur.
12 Oktober 2012
            Pagi harinya, saya dan charina bangun pukul 5.00. Kemudian kami menuju dapur dan membantu memotong sayur. Satelah itu kami disuruh minum teh. Setelah sarapan, kami ber enam berencana untuk pergi menuju Gua Onto Boego. Tetapi sebelum itu kami berjalan menuju ladang Pak Toha untuk membantu disana. Kami berjalan sekitar 1 kilometer dengan rute yang menanjak. Setelah sampai, kami membantu memotong rumput, disana kami menemukan stroberi gunung. Setelah cukup membantu, kami berjalan lagi menuju gua, lumayan jauh. Kemudian setelah sampai, kami berfoto dan melihat-lihat kondisi disana. Gua tersebut bercabang yang apabila menuju kanan menuju gunung semeru, dan apabila ke kiri menuju gunung arjuna. Kami rakyat biasa dilarang masuk kesana, karena mitosnya, apabila kira masuk kesana, tidak akan bisa kembali, jadi harus orang sakti yang boleh masuk kesana. Setelah cukup melihat-lihat dan berfoto, kami memutuskan untuk pulang, dan mandi. Setelah mandi, kami makan siang dan beristirahat sebentar karena akan ada treasure game. Setelah bangun, kami menuju tempat yang ditentukan dan melakukan berbagai game yang dipimpin oleh Ibu Cicik. Setelah itu kami kembali pulang, dan kami sempatkan untuk bermain voli sebentar. Kemudian kami kembalibersiap-siap untuk acara farewell party. Dan kami di jemput dari dusun menuju balai desa sekitar pukul 7 30 malam. Sesampainya disana, kami berkumpul dan makan bersama. Menurut saya makanannya sangat enak sekali. Selama saya Live In yang paling saya sukai adalah makanannya. Setelah itu kami menuju lapangan untuk acara api unggun dan pertunjukan dari desa Tambaksari, yaitu Kuda Lumping, Sapi Hitam dan Jaranan. Menurut saya pertunjukan tersebut sangat hebat, tradisi mereka sangat unik. Setelah itu karena cuaca mendung, sekitar pukul 10 30 kami di absen untuk di pulangkan pada dusun masing-masing. Sekitar pukul sebelas malam, kami beristirahat.
13 Oktober 2012
             Hari ini adalah hari terakhir kami berada di desa Tambaksari. Saya bangun pukul 5 pagi dan membantu mengulek sambel serta memarut kelapa. Setelah itu kami sarapan dan bersiap-siap untuk pulang. Setelah itu kami mandi. Saya dan charina sempat membantu mengangkat kayu bakar sebelum mandi. Setelah itu kami berbindang-bincang sebentar dengan keluarga, dan berpamitan. Tidak lupa kami berfoto bersama. Dan kami berjanji bahwa lain kali kami akan datang lagi. Setelah itu kami berkumpul di dusun dan menunggu jemputan hingga 2 jam lamanya. Setelah kami dijemput, kami menuju balai desa menggunakan truk. Sangat menyenangkan dan lucu bagi saya, karena kami seperti sapi yang hendak dikirim ke kota. Sekitar pukul 2 siang, kami diantar menuju kota menggunakan truk tentara. Dan tidak lupa kami berpamitan dan mengucapkan benyak terima kasih kepada desa Tambaksari karena sudah menerima kami.
            Pengalaman ini sangat berharga bagi saya, dan saya tidak akan pernah melupakannya. Karena saya merasa mendapat keluarga baru yang memberikan kehangatan luar biasa bagi saya. Dan mereka mempunyai tempat tersendiri bagi hati saya. Saya berjanji untuk mengunjungi mereka lagi apabila lain kali ada waktu.





No comments:

Post a Comment