Tuesday, October 23, 2012

Perjuangan In Krai by Dimas Agung Pratama


Hari pertama pemberangkatan live in , ya kadang terasa males sih mau berangkat live in , di otak isinya Cuma kerja kerja dan kerja , bikin males mau berangkat, tapi mau gimana lagi wajib sih soalnya hahaha. Live-In di mulai , hari pertama saya datang ya bisa di bilang agak kaget ya rumah yang saya tempati kok gini , saya serumah bersama David, kami berdua di sambut oleh pemilik rumah dengan sangat baik, kami pun langsung memperkenalkan diri kepada pemilik rumah. Setalah kami berkenalan karena sudah siang kami beristirahat sebentar , setlah itu pemilik rumah yang bernama Ibu Karsia dan Bapak Dularip. Setelah itu mak yah , begitu kami memanggil Ibu Karsiah , biar kedengeran akrab hahaha , memanggil kami ternyata kami sudah di sediakan makanan yang enak oleh mak yah, setelah kami makan kami mencuci piring sendiri dan membereskannya.
Hari berlalu begitu cepat , hari kedua sudah datang saja , padahal masih ngantuk sudah harus bangun , zzz. Tapi nga apa-apa namanya juga keharusan :D. Pagi – pagi kami berdua segera bangun dan langsung menyapu rumah,lalu kami membersihkan kandang sapi serta memberi maknnya dan juga ayam – ayam , biar di bilang rajin , padahal males hahhaa. Lalu karena sapi di rumah kamu belum bisa mengeluarkan susu maka kamu bedua memutuskan lari pagi sambil mengelilingi desa yang masih sangat asri dan juga sangat sejuk udarannya , kami berjalan menuju ke bawah rumah kami , dan kami menuju ke KUD yang cukup jauh sih , tapi nda apa-apa yg penting kan mengelilingi dusun , setelah jauh melangkah kami sampai di sebuah sekolah dan melihat siswa siswi yang sedang maen sepak bola di lapangan. Kami duduk duduk di pinggir lapangan ternyata di sekolah itu kami bertemu sama Marcella dan Imelda yang sedang mengantarkan anaknya sekolah lalu setelah menunggu kami berempat pulang berjalan kaki , setelah sampai di rumah kami berempat bermain kartu remi , ya sedikit menghilangkan bosan. Ternyata waktu begitu cepat berlalu , sudah waktunya makan siang nihh. Kami berdua pulang ke rumah dan langsung pergi ke dapur lalu membantu memasak makanan bersama bu karsiah. Setelah memasak kami memakan dengan lahapnya , setelah makan kami mencuci piring lalu tidur. -Malam pun tiba kami belum mandi pula. Kami semua berkumpul di balai desa untuk menyaksikan jaran kepang setelah selesai kami pulang karena ngantuk.
Hari ketiga kami bangun kesiangan setelah bangun langsung makan dan kami pun langsung prepare utnuk pulang ke kota malang tercinta. Tapi masih ada jelajah dusun , berkumpul di rumah kepala dusun. Sampai disana baju saya di lepas oleh anak anak , dan saya berjalan mengelilingi dusun tidak memakai baju. Setalah jelajah dusun kami pulang ke rumah masing” dan mandi , setelah mandi kami berpamitan dengan ibu dan bapak kami di situ. Lalu kami pulang dan sampai di malang dengan selamat.
Disana kami lumayan sejahtera makan 3x sehari lauknya juga enak” apalagi sambal bawangnya bikin lidah bergoyang. Di kost aja jarang makan 3x hahaha. Menurut saya kegiatan live in sangat bermanfaat untuk perkembangan anak- anak remaja seperti kita ini . Kita diajarkan untuk hidup sederhana dan sangat jauh beda  dari kehidupan kota. Makanan kita pun juga sangat sederhana dan seadanya.

No comments:

Post a Comment