Hari pertama pemberangkatan live in ,
ya kadang terasa males sih mau berangkat live in , di otak isinya Cuma kerja
kerja dan kerja , bikin males mau berangkat, tapi mau gimana lagi wajib sih
soalnya hahaha. Live-In di mulai , hari pertama saya datang ya bisa di bilang
agak kaget ya rumah yang saya tempati kok gini , saya serumah bersama David,
kami berdua di sambut oleh pemilik rumah dengan sangat baik, kami pun langsung
memperkenalkan diri kepada pemilik rumah. Setalah kami berkenalan karena sudah
siang kami beristirahat sebentar , setlah itu pemilik rumah yang bernama Ibu Karsia
dan Bapak Dularip. Setelah itu mak yah , begitu kami memanggil Ibu Karsiah ,
biar kedengeran akrab hahaha , memanggil kami ternyata kami sudah di sediakan
makanan yang enak oleh mak yah, setelah kami makan kami mencuci piring sendiri
dan membereskannya.
Hari berlalu begitu cepat , hari
kedua sudah datang saja , padahal masih ngantuk sudah harus bangun , zzz. Tapi
nga apa-apa namanya juga keharusan :D. Pagi – pagi kami berdua segera bangun
dan langsung menyapu rumah,lalu kami membersihkan kandang sapi serta memberi
maknnya dan juga ayam – ayam , biar di bilang rajin , padahal males hahhaa.
Lalu karena sapi di rumah kamu belum bisa mengeluarkan susu maka kamu bedua
memutuskan lari pagi sambil mengelilingi desa yang masih sangat asri dan juga
sangat sejuk udarannya , kami berjalan menuju ke bawah rumah kami , dan kami
menuju ke KUD yang cukup jauh sih , tapi nda apa-apa yg penting kan
mengelilingi dusun , setelah jauh melangkah kami sampai di sebuah sekolah dan
melihat siswa siswi yang sedang maen sepak bola di lapangan. Kami duduk duduk
di pinggir lapangan ternyata di sekolah itu kami bertemu sama Marcella dan
Imelda yang sedang mengantarkan anaknya sekolah lalu setelah menunggu kami berempat
pulang berjalan kaki , setelah sampai di rumah kami berempat bermain kartu remi
, ya sedikit menghilangkan bosan. Ternyata waktu begitu cepat berlalu , sudah
waktunya makan siang nihh. Kami berdua pulang ke rumah dan langsung pergi ke
dapur lalu membantu memasak makanan bersama bu karsiah. Setelah memasak kami
memakan dengan lahapnya , setelah makan kami mencuci piring lalu tidur. -Malam
pun tiba kami belum mandi pula. Kami semua berkumpul di balai desa untuk
menyaksikan jaran kepang setelah selesai kami pulang karena ngantuk.
Hari ketiga kami bangun kesiangan
setelah bangun langsung makan dan kami pun langsung prepare utnuk pulang ke
kota malang tercinta. Tapi masih ada jelajah dusun , berkumpul di rumah kepala
dusun. Sampai disana baju saya di lepas oleh anak anak , dan saya berjalan
mengelilingi dusun tidak memakai baju. Setalah jelajah dusun kami pulang ke
rumah masing” dan mandi , setelah mandi kami berpamitan dengan ibu dan bapak
kami di situ. Lalu kami pulang dan sampai di malang dengan selamat.
Disana kami lumayan sejahtera makan
3x sehari lauknya juga enak” apalagi sambal bawangnya bikin lidah bergoyang. Di
kost aja jarang makan 3x hahaha. Menurut saya kegiatan live in sangat bermanfaat
untuk perkembangan anak- anak remaja seperti kita ini . Kita diajarkan untuk
hidup sederhana dan sangat jauh beda
dari kehidupan kota. Makanan kita pun juga sangat sederhana dan
seadanya.
No comments:
Post a Comment