Tuesday, October 23, 2012

Kevin Hartanto XIA1-25


Pengalaman Live In : Menurut saya kegiatan live in sangat bermanfaat untuk perkembangan anak- anak remaja seperti kita ini . Kita diajarkan untuk hidup sederhana dan sangat jauh beda  dari kehidupan kota. Makanan kita pun juga sangat sederhana dan seadanya. Di dusun saya diberikan informasi tentang bagaimana asal usul dari susu yang biasanya kita minum sehari-hari yang kita biasanya hanya bias menikmati langsung, disini saya diperlihatkan bagaimana cara memerah susu sapi dan juga waktu yang tepat untuk memerah susu sapi tersebut. Pada hari pertama saya hanya di kasih informasi tentang memerah susu sapi, dan saya disuruh mencoba susu sapi segar. Malamnya kami diajak untuk menuju ke rumah kepala dusun untuk dikenalkan dengan perangkat-perangkat desa yang ada di situ, setelah itu kami semua kembali ke rumah home stay kami masing-masing. Keesokan harinya setelah sarapan pagi, saya dan teman saya diajak untuk pergi ke lading untuk mencari rumput untuk makanan sehari-hari sapi, setelah itu kami kembali ke rumah dan mandi, setelah mandi kami diperlihatkan bagaimana sapi melahirkan. Setelah melihat sapi melahirkan tersebut. Kami dipersilahkan untuk melihat-lihat desa lain. Akhirnya saya dan beberapa teman saya pergi untuk melihat-lihat ke desa lain. Setelah agak sore, kami kembali ke dusun kami masing-masing untuk berlatih acara untuk fare well party malam itu. Setelah kami berkumpul dan berlatih cukup lama, sekitar pukul 5 sore kami kembali ke rumah home stay kami masing-masing untuk bersih diri dan mempersiapkan menuju ke balai desa untuk berkumpul bersama-sama teman kami semuanya. Dan sekitar pukul 17.30 kami dijemput menggunakan bus untuk menuju ke bus dan perjalanan sekitar 10 menit. Akhirnya disana pun kami bertemu bersama-sama teman-teman kami dan kurang lebih 30 menit kami dibiarkan untuk berkumpul bersama-sama teman-teman kami terlebih dahulu. Setelah itu kami diajak untuk pergi turun unutk menuju lapangan dekat dengan balai desa tersebut. Disana kami dipertontonkan tarian daerah khas desa sana. Acara tarian tersebut memakan waktu cukup lama sampai dengan puku 10 malam dan setelah itu cuaca di balai desa tersebut tidak mendukung sehingga acara kami untuk tampil tiap dusun dibatalkan. Dan lumayan banyak anak- anak yang kecewa karena hal tersebut sehingga akhirnya kami kembali berkumpul di balai desa lagi sambil menunggu reda nya hujann pada malam itu. Setelah udah reda kami dipersilahkan untuk kembali ke dusun kami masing-masing. Pada saat itu jam sudah menunjukkan sekitar pukul 11 malam. Kami langsung kembali ke rumah home stay kami masing-masing dan tidak ada anak-anak yang masih main ke rumah temen seperti pada malam pertama mungkin karena kebanyakan anak-anak sudah sangat capek dan malam kedua ini pun terjadi mati lampu sesaat yang membuat anak-anak takut namun untungnya itu hanya terjadi  sebentar saja. Akhirnya malam itu pun kami tertidur dengan pulas. Keesokan harinya saya dan teman saya yang satu home stay dengan saya bangun agak kesiangan mungkin karena kemarin malam nya kecapekan.Akhirnya setelah mandi dan juga setelah sarapan pagi kami dikumpulkan untuk mengadakan penjelajahan desa. Kami memutari desa yang kami tinggali dan setelah kembali kami dipersilahkan untuk pulang dan packing untuk menuju ke  balai desa lagi pada pukul 13.00. Akhirnya kami pun berkumpul semua lagi di balai desa dan juga mengakhiri acara live in kami ini. Thx




No comments:

Post a Comment