Hari kamis, 11 oktober 2012 siswa siswi SMAK
Santa Maria Malang khususnya kelas XI ada kegiatan Live In. Kami bernangkat
dari rumah kami seperti biasa menuju sekolah, di sekolah sebelum berangkat ada
beberapa pengarahan dan berfoto-foto terlebih dahulu. Setelah selesai
pengarahan kami berangkat menuju tempat Live In kami desa Tambaksari, kami
berangkat dengan naik truk-truk tentatara sekitar pukul 9, perjalanan yang kita
tempuh kurang lebih 1,5 jam. Sesampai di desa Tambaksari pertama-tama kita
kumpul terlebih dahulu di Balai desa untuk pengarahan lebih lanjut serta
sambutan. Saat di balai desa kita di beri jajanan tradisional ada lemet, pisang
kukus, kopi, teh, air mineral. Selanjutnya kami berkumpul dengan dusun kami
masing-masing. Habis di absen dan lengkap kami berangkat menuju dusun kami
dengan menaiki truk yang atasnya terbuka namun karena truknya tidak cukup saya
dan beberapa teman yang lain di antar ke dusun kami dengan naik mobil.
Sesampai di dusun Tambakwatu kami di
turunkan di sebuah rumah untuk di jemput oleh orang tua asuh kami. Berhubung
rumah saya dan Eva serta Charina, Sherly, Rio, dan Felix masih jauh di atas
kami diantar naik mobil untuk menuju rumah kami. Setelah sampai di rumah home
stay saya dan Eva disambut oleh keluarga home stay dengan ramah. Kami dianatar
menuju kamar setalah itu kami di suruh untuk
makan siang. Saat makan siang tiba-tiba ada seorang cowok datang
menghampiri kami, ternyata cowok itu adalah suami dari bu Dum yaitu pak Toha. Setelah
selesai makan kami berdua keluar rumah bersama Chariana, Sherly, Rio, dan Felix
bermain bersama dengan anak-anak penduduk sekitar serta anak kecil di home stay
kami. Ternyata hari itu ada kegiatan mengaji jadi kami berenam mengantar anak
dari rumah yang kami tinggali.
Hari ke-2 saya dan Eva bangun
sekitar pukul 5. Kami membantu untuk membersihkan rumah. Dan pada hari itu kami
di ajak pak Toha untuk kekebun yang pergi kekebun tidak hanya kami berdua
melainkan ada Charina, Sherly, dan Felix saying Rio tidak bisa ikut karen harus
mengantar Tiara ke sekolah. Kami berangkat dari rumah pukul 7 untuk ke kebun
itu kita harus menempuh perjalanan yang jauh dan jalan yang naik dan medan yang
cukup sulit untuk kami yang sebelumnya belum pernah naik gunung. Setiba kebun
ternyata kebun milik pak Toha adalah kebun kopi, dan katanya mayoritas disini
orang menanam kopi. Sayangnya saat kami kesana bukan waktunya panen, panen
masih menunggu sekita 1 atau 2 bulan lagi. Disana kita membantu pak Toha
membersikan kebun. Meskipun kita tidak dapat memanen kopi tapi kita dapat
memanen strawberry gunung yang berada di dekat kebun pak Toha. Setelah dari
kebun kita melanjutkan perjalanan ke gua
onto boega saat perjalan kita sempat beristirahat sejenak di lereng gunung yang
disekelilingi pohon pinus. Kita juga melihat ada pohon yang sedang di ambil
getahnya untuk dibuat karet. Setelah kita beristirahat kita melanjutkan
perjalan ke gua tersebut. Kata bapaknya sihh nggak jauh ternyata jauh banget.
Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya kita sampai di gua tersebut disana
terdapat gua yang menghubungkan gunung Arjuna dengan gunung Semeru. Yang dapat
masuk ke gua tersebut hanya orang-orang tertentu saja. Setelah beberapa saat
kita disana akhirnya kita pulang. Perjalanan pulang terasa lebih dekat daripada
saat berangkat karena kita lewat jalan yang lebih dekat.
Saat sampai dirumah kita istirahat
sebentar lalu mandi dan makan siang. Setelah makan siang kita istirahat
sebentar di kamar terus jalan-jalan kerumah teman-teman lalu kita kembali
pulang kerumah dan tidur bentar. Kita bangun karena dibanguni oleh Sherly,
karena ada kegiatan treasure game pulang dare treasure game kita bermain volley
lalu mandi untuk persiapan kegiatan fairywell party yang diadakan di balai desa.
Saat fairywell party kita ada tumpeng dan makan bersama makannya kita
menggunakan daun pisang, dan makannya tidak menggunakan sendok melaikan
langsung dengan tangan. Setelah selesai makan kita diajak keluar karena ada
acara api unggun dan tari jaran kepang dan tarian tradisional lainnya. Acara
tersebut terhenti karena gerimis dan akhirnya kita kembali masuk ke balai desa
dan fairywell party sudah selesai. Setelah itu kita kembali kedusun
masing-masing. Saat perjalan menuju rumah tiba-tiba saja mati lampu. Kami
sempat ketakutan karena sangat gelap untungnya kita membawa senter dan ternyata
mati lampunya hanya sebentar. Sesampainya di rumah kita masuk kamar dan untuk
langsung beristirahat.
Keesokan harinya saya dan Eva tidak
dapat bangun pagi karena kita kecapekan. Saat bangun saya langsung mandi,
setelah mandi saya membantu ibu Dum untuk menyiapkan sarapan. Setelah sarapan
kami persiapan untuk pulang, merapikan pakaian dll. Setelah itu kami disuruh
untuk mengantarkan Manda pergi ke sekolah, saat mengantar kami disuruh untuk
naik sepeda motor. Setelah mengantarkan Manda sekolah kami pergi kerumah teman
kami sebentar. Setelah itu kami kembalih kerumah kami untuk bersiap-siap
pulang. Sebelum pulang kami makan siang terlebih dahulu, setelah makan siang
kami berpamitan kepada bu Dum sekeluarga dan tetangga sekitar kami yang telah
menerima kami dengan ramah tidak hanya berpamitan kita juga foto bersama
sebelum pulang. Setelah selesai kami berjalan menuju tempat dimana kita
berkumpul untuk menunggu jemputan datang. Kami diantar ke balai desa untuk
mengucapkan terimakasih karena telah menerima siswa siswi SMAK Santa Maria
Malang dengan ramah dan baik hati dan memperbolehkan kita semua untuk tinggal
selama 3 hari 2 malam setelah itu pukul 14.00 kita kembali ke sekolah dengan
menaiki truk yang sama saat kita berangkat, sekitar pukul 16.00 kita sampai di
sekolah dan pulang menuju rumah kami masing-masing.
Itulah pengalaman live in yang tak
pernah saya lupakan banyak pelajaran yang bisa saya ambil selama 3 hari 2 malam
salah satunya hidup dengan kesederhanaan terimakasih dusun Tambakwatu khususnya
keluarga Bu Dum yang telah menerima saya dan Eva dengan baik. Dan warga sekitar
yang ramah-ramah.
God
Bless You all..
No comments:
Post a Comment