Pengalaman yang saya dapatkan di desa tambakwatu benar-benar sangat
mengagmkan dan menyenangkan. Berawal ketika saya dan teman-teman kelas XI
ketika sampai di desa dan samapai di balai desa, di sana kami d sambut dengan
ramah. mereka menyiapkan makanan dan minuman yang seadanya, seperti
nagasari,lemper dan jajanan pasar lainya. Di situ kami benar-benar sanga merasa
senang karna kami bisa menikmati makanan yang jarang kami makan itu sambil
menikmati suasana lingkungan yank berada di sekitar balai desa tambak
watu.Tidak lama stelah itu kami di bagi dan diantarkan ke dusun masing-masing.
kami mulai menuju homestay yang akan saya dan teman-teman tinggali selama 3
hari 2 malam tersebut.
Kami ke home stay
masing-masing dengan berjalan kaki.Home stay yang saya tinggali berada lumayan
jauh dengan homestay teman-teman saya yang lain.Ketika saya dan teman yang satu
home stay saya tiba di depan rumah, ibu home stay kami yang bernama ibu Cik
Asih ini sudah menyabut kami di depan rumah.kami masuk ke rumah ibu Cik Asih
dan bercengkrama. stelah agak lama kami di persilahkan untuk beristirhat, kami
dikasih tau tmpat kami untuk tidur. kamar saya yg tinggali bisa dibilang
kecil,hanya terdiri dr 1 kasur dan 1 lemari. Kemudian saya dan teman-teman saya
voba mengeenal rumah dengan melihat-lihat ruangan rumah tsb. Saya kaget ketika
saya ke dapur ternyata ibu Cik Asih sedang memasak dengan menggunakan kayu
bakar. Maklu, karma sebelumnya saya dan teman-teman saya blum pernah memasak
dengan menggunakan kayu bakar.Rumah yang di miliki ibu Cik Asih ini bisa d
bilang sederhana< terlihat dari perabotan yang ada di dalam rumah yang saya
tinggali ini. Tetapi saya sangat menikmati waktu itu karna saya merasa senang
dengan keadaan itu. Tiba keesokan harinya, saya sudah bangun jam 5 pagi. Saya
sudah merapian tempa tidur dan ingin membantu ibu untuk memasak. Saya senang
karna saya bisa ikut dan terjn langung dalam memasak. stelah saya memasak
akhirnya saya sarapan. tak lama kemudian skitar 1 jam bapak sudah mengajak saya
dan teman 1 homestay saya untuk pergi meladang. Ladang yang d miliki suami Cik
Asih ini berada jauh dari rumahnya. kami melewati bnyak kebun, setelah sampai
kami di suruh ibu untuk memetik lombok yang sudah tumbuh. kami senang karna itu
jarang skali saya dan teman-teman alami. Kemudian stelah selesai saya
kembali ke rumah untuk istirahat. Saya sangat senang bisa menginap di desa ini.
Saya mendapatkan bnyak nilai hidup. Yaitu di mana kita di ajak untuk slalu
bersyukur atas sgala apapun yang tlah Tuhan berikan kepada kita dengan segala
kekurangan maupun kelebihan.
No comments:
Post a Comment