Wednesday, October 24, 2012

Ribka Esti Prantiasih XIA1-39


Di Desa Tambaksari, dusun Tambakwatu
Malang, 11-13 Oktober 2012

Hari pertama : Kamis, 11 Oktober 2012
            Saya dan teman-teman berkumpul lebih dulu di sekolah untuk menerima pengarahan sebelum akhirnya berangkat live in ke Desa Tambaksari. Perjalanan ke desa Tambaksari memakan waktu sekitar dua  jam. Setelah sampai disana, kami disambut hangat oleh kepala desa Tambaksari dan dijamu oleh beberapa jajanan dan minuman. Kemudian kami didistribusikan ke dusun-dusun tempat homestay kami masing-masing. Kami didistribusikan dengan menggunakan truk. Setelah sampai ke homestay masing-masing kami beristirahat sebentar. Saya dan teman-teman serumah saya disambut hangat oleh keluarga tempat kami menginap untuk live in. Hal ini membuat kami tidak canggung untuk ikut berinteraksi dengan keluarga homestay kami. Kemudian saya ikut membantu mempersiapkan santap siang. Pada malam harinya kami semua berkumpul untuk pergi ke rumah pak kasun / pak kepala dusun untuk bersilaturahmi.

Hari kedua : Jumat, 12 Oktober 2012
            Pada pagi harinya saya dan teman serumah saya membantu menyiapkan santap pagi. Kemudian sekitar pukul 9 kami pergi ke ladang ke kebun kopi. Perjalanan yang kami tempuh untuk sampai kesana cukup jauh dan melelahkan. Namun karena bukan saat memanen kopi, kami hanya ngrumput atau membersihkan rumput-rumput liar. Dan pada saat perjalanan pulang kami menemui banyak hal baru yang tentunya tidak kami temui di Malang, seperti buah pohon yang dapat dijadikan alat musik sederhana dan tumbuhan-tumbuhan yang hanya pernah kami dengar atau baca di buku. Pada tengah hari kami semua dikumpulkan untuk melakukan treasure game. Pada malam harinya kami semua pergi berkumpul ke balai desa dengan menggunakan truk untuk mengikuti farewell party. Kami disuguhi makanan dan juga tumpeng untuk kami makan bersama-sama, serta tontonan bantengan, tari jawa dan jaranan. Saat itu adalah salah satu saat yang berkesan, karena walaupun rumah saya terbilang di desa tapi jarang sekali bisa melihat tontonan seperti itu.

Hari ketiga : Sabtu, 13 Oktober 2012
            Saya dan teman-teman membantu bu Cicik untuk menyiapkan santap pagi. Kemudian kami packing. Setelah itu kami berkumpul untuk melakukan jelajah dusun dan minum susu bersama-sama. Namun sayang hanya beberapa saja dari kami yang ikut, dan yang lain lebih memilih untuk tinggal. Dan juga karena waktu yang singkat kami hanya sempat mengunjungi 1 tempat, yaitu ke gua antaboga. Walaupun begitu, lagi-lagi perjalanan yang kami tempuh cukup jauh, apalagi medannya yang terjal dan di satu sisi adalah lereng pegunungan. Namun rasa lelah itu terbayar ketika sampai di tempat tujuan. Sesampainya dari jelajah dusun, saya dan teman serumah saya berkemas dan kemudian berpamitan dengan bu Cicik sekeluarga. Kemudian kami semua berkumpul di balai desa untuk berpisah dengan warga desa Tambaksari dan kembali pulang ke Malang. Pengalaman live in 3 hari di desa Tambaksari sungguh pengalaman yang tak terlupakan dan berkesan.










No comments:

Post a Comment