Tanggal 11-13 Oktober 2012, kami siswa-siswi Santa
Maria Malang, mengadakan acara live in di desa Tambaksari.
Kami berangkat pada tanggal 11 Oktober 2012, kami
semua berkumpul di sekolah pada pukul 06.55 WIB. Kami semua berkumpul di aula untuk
pemberitahuan tentang pembagian truck, koordinator masing-masing dusun, dan
foto per kelas masing-masing. Pada pukul 10.00 WIB, kami semua berangkat dari
SMAK Santa Maria menuju desa Tambaksari. Kami tiba di desa Tambaksari pukul
12.00 WIB, kami semua berkumpul di balai desa Tambaksari. Disana kami disambut
oleh sebagian perangkat desa, dan semua pembantu pelaksana, keadaan balai desa
sangat sederhana. Disana kami diberi snack siang, yaitu pisang godhong, lemet,
dan gethuk. Setelah itu ada sambutan-sambutan, setelah sambutan selesai kami
langsung didistribusikan menuju dusun masing-masing menggunakan truck. Saya dan
teman-teman sekelompok saya menuju ke dusun krai.
Sesampai di dusun krai, kami sudah disambut oleh ibu
homestay kami masing-masing kami diantar menuju rumah homestay kami. Kami
dipersilahkan masuk dan diantar menuju kamar kami. Kami semua lalu
beristirahat, tetapi karena tidak bisa tidur, kami berempat berpamitan ke ibu
homestay untuk melihat-lihat keadaan dusun dan melihat bagaimana keadaan rumah
homestay teman kami lainnya. setelah berjalan-jalan didaerah dusun tersebut,
kami menuju rumah kami masing-masing. Lalu kami segera mandi dan mempersiapkan
diri untuk acara berikutnya yaitu berkumpul di rumah kepala dusun. Kami semua
berkumpul didepan rumah homestay saya, karena letak rumahnya sangat strategis.
Ternyata perjalanan menuju rumah kepala dusun sangat jauh, karena kami menempuh
jalan memutar, untuk menjemput teman kami yang rumah homestay nya di pedalaman.
Setelah lama kami berjalan, akhirnya sampai juga kami di rumah kepala dusun,
disana kami langsung diberi minum dan makan malam. Setelah selesai makan, batru
kami membahas untuk acara farewell party untuk keesokan harinya. Tetapi malam
itu tidak ada keutusan apa-apa mengenai acra farewell party. Karena kami semua
sudah lelah dan sanat mengantuk, kami semua dipersilahkan untukk pulang, kami
tidak melewati jalan yang sama seperti berangkat tadi, kami lewat jalan yang
lebih dekat supaya lebih cepat sampai di rumah. Sesampai di rumah, kami langsung
beristirahat karena sangat mengantuk.
Hari kedua live in, saya dan teman saya bangun pukul
05.30 WIB, kami langsung cuci muka dan gosok gigi. Setelah itu kami membantu
ibu memasak di dapur, ada yang mencuci piring, ada yang membantu menyiapkan
makanan untuk sarapan.setelah selesai saya meminta izin kepada ibu homestay
untuk meminta tanda tangan kepada penduduk dusun sejumlah sepuluh tanda tangan.
lalu kami semua sarapan pada pukul 11.00 WIB, setelah sarapan, saya membantu
memasak untuk acara Farewell party setelah selesai saya dipanggil ibu homestay
untuk membantu membuat sapu lidi setelah selesai semuanya kami semua lalu mandi
dan mempersiapkakn acara selanjutnya yaitu treasure game. Pada acara treasure
game, kami semua diajari untuk menjadi orang yang bijaksana, mandiri, tidak
egois, kompak, setia pada pekerjaan masing-masing dan selalu mengandalkan
Tuhan. Di akhir acara Treasure game, kami mempersiapkan drama untuk acara
farewell party nanti malam. Kami mempersapkan sampai sore hari pukul 17.30 WIB.
Karena waktu sudah sangat larut, kami semua pulang untuk mandi dan
mempersiapkan diri utnuk acara farewell party. Pada pukul 18.00 kami semua
sudah berkumpul di depan rumah homestay saya. Koordinator dusun kami, mendapat
info dari seorang guru untuk berjalan kaki menuju balai desa, tetapi akhirnya
tidak jadi kami semua dijemput oleh bus.
Kami semua bersorak gembira. Sesampai di bi desa, ternyata temen-teman dari
dusun lain tidak naik bus, tetapi naik truck dan ada pula yang jalan kaki
menuju balai desa. Setelah kami semua berkumpul di balai desa, kami makan malam
dulu, setelah mkan malam, kami langsung menuju ke lapangan untuk melihat acara
api unggun. Sebelum acara dimulai kami siswa-siswi Santa Maria menyayikan lagu
mars kami bersama-sama. Setelah selesai acara pun selesai, kami disuguhi acara
jaranan, awalnya sangat biasa, tetapi pada sangat bantengnya keluar, kami
semburat lari menjauh dari pusat lapangan.
Karena waktu sudah sangat larut dan acaranya belum selesai, maka
persiapan drama kami tidak jadi ditampilkan. Kami semua sedikit merasa kecewa,
tapi ya sudahlah... J
akhirnya kami semua diantar menuju rumah homestay kami masing-masing karena
sudah larut malam, sesampainya saya dirumah homestay, saya sudah ditunggu oleh
bapak homestay saya, Ibu homestay dan adik-adik homestay sudah ketiduran karena terlalu lama menunggu kami.
Akhirnya kami semua langsung beristirahat.
Hari ketiga saya dan teman saya bangun pukul 4 pagi
karena kami ingin sekali melihat pemerahan susu sapi, tapi kami hanya melihat,
karena kami takut ditendang oleh sapinya. Sekali memerah susu sapi yang habis
melahirkan bisa sampai 20-25 liter per hari dan susunya itu bisa dijadikan tahu
susu. Saya pernah diberi tahu susu oleh salah satu penduduk dusun krai rasanya
lumayan enak J. Setelah melihat
pemerahan susu sapi, kami membantu memasak, mencuci piring, dan membersihkan
rumah. Setelah semuanya selesai kami sarapan, lalu saya langsung mandi dan
sekalian packing untuk persiapan pulang. Setelah saya mandi, kami semua
dipanggil untuk kegiatan menjelajah desa, kami yang di dusun krai diajak menuju
sungai yang tidak mengalir. Jalan menuju sungai sangat jauh dan jalannya naik
turun dan berupa jalan tanah dan berbatu . sampai ditengah perjalanan kami
semua sudah merengek karena capek. Pada akhirnya kami beristirahat sebentar
lalu melanjutkan perjalanan kami. Ternyata jalan yang kami lewati hanya jalan
yang memutari rumah homestay kami, jadi kami langsung boleh pulang dan
mandi-mand dan sekalian packing untuk persiapan pulang, sebelum pulang kami semua
diberi makan siang oleh ibu homestay.teryata ibu homestay sudah menyiapkan susu
untuk kami bawa pulang, masing-masing mendapat 4 kantong plastik susu segar.
Setelah makan kami pun langsung berpamitan dan meminta maaf jika ada tindakan
atau perkataan yang kurang berkenan, begitu pula dengan ibu homestay kami. Pada
akhirnya kami pun pulang kami menuju balai desa menggunakan truck. Ternyata ibu
homestay saya, mengikuti saya sampai balai desa dan memestikan saya dan teman
saya samapi di balai desa dengan selamat kami pun diberi nomor handphone ibu
homestay, supaya pada saat kami sampai di Malang, kamibisa menghubungi ibu
homestay kami. Itulah pengalaman saya selama live in 3 hari 2 malam di desa
tambaksari, pengalaman yang sangat menyenangkan J.
No comments:
Post a Comment